Seperti yang sudah saya ceritakan di day-in-picture tanggal 31 Oktober, porsi konsumsi terbesar saya adalah untuk membeli buah. Maka, untuk memenuhi prophecy itu, hari ini belanja buah lagi. Kali ini beli buah di ol trusted supermarket Superindo. Tak disangka ketika hendak menuju kasir, mata tertuju pada dua onggok cokelat unik dibungkus dengan kertas cokelat juga dengan tulisan jawa yang familier, Monggo. Setelah dicari-cari di lorong itu ketemulah teman-temannya yang memiliki beberapa varian — dark, praline, dan caramello. Cokelat ini produksi Jogja berkolaborasi dengan Belgian Chocolatier. Paling tidak begitulah yang tertulis di bungkusnya. Karena harganya yang lumayan, maka saya memutuskan beli 2 jenis saja, dark dan praline.

Chocolate Monggo, Dark dan Praline
Baru nyobain yang dark. Dang, rasa cokelatnya nendang. Pahit bercampur dengan manis. Bittersweet indeed. Cokelatnya langsung lumer di mulut. Memang enak, pantas harganya lumayan… mahal. Hehehe.
Setelah googling sebentar, ternyata cokelat ini cukup terkenal dan bisa menjadi alternatif oleh-oleh dari Jogja disamping kaos Dagadu dan bakpia pathok. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di sini.











Recent Comments