Value (your) Life

_MG_2927 copy

Papan tulisan itu saya temukan ada di setiap pinggir rel stasiun MRT di Singapura. Mungkin untuk mengingatkan orang agar tidak terjun bebas ke rel dari platform penumpang dan mengakhiri kisah hidupnya dengan tragis. Menurut data di Wikipedia, negara itu adalah salah satu negara yang memiliki tingkat bunuh diri yang tinggi. Berdasarkan data tahun 2006, setiap 100 ribu warga Singapura ada 12.9 orang yang meninggal karena bunuh diri. Sedangkan Indonesia tidak masuk dalam daftar itu, jadi sepertinya tingkat bunuh diri di Indonesia tidak mencapai 1 ppm. Namun demikian, dulu waktu saya kecil ada kisah tetangga jauh saya yang bunuh diri dengan menggantung diri di pohon pisang di tegalan bawah jembatan, entah apa sebabnya.

Dari dua sampel negara itu, Singapura yang tertib dan teratur, fasilitas hidup lengkap, pendapatan perkapita tinggi, dan Indonesia yang berkebalikan dari itu, sepertinya antara kenyamanan hidup dan kebahagiaan itu tidak selalu beriringan. Atau mungkin daya humor orang Indonesia lebih tinggi. Indonesia yang acakadut, semrawut, dan sering ribut ini masih bisa menjadi bahan tertawaan rakyatnya. Tertawa yang miris.

4 Comments

  1. Posted Mei 6, 2010 at 7:45 pm | Permalink | Balas

    Negara teratur, semua disiplin, juga membuat persaingan ketat, warga negaranya sadar bahwa kehidupan ini perlu diperjuangkan…dan yang tak kuat menghadapi stres, maka pilihannya bunuh diri.

    Di Indonesia semrawut, tapi kekeluargaan masih tinggi, masih bisa menertawakan kekurangan diri sendiri…jadi stresnya bisa dinetralisir. Btw udah nonton film..”Alangkah lucunya…”?

    Komedi satire yang mentertawakan kesemrawutan negeri ini…awalnya penonton ketawa2…ditengah sampai akhir, penonton sepi, sedih dan terharu

  2. Heru
    Posted Mei 10, 2010 at 9:59 am | Permalink | Balas

    Jadi mana yang kita pilih ? Disiplin tinggi tapi stres atau semrawut yang tiap hari bergejolak terus (tapi stress juga). Kalau bisa dikombinasikan tentu sangat bagus ya, masalahnya apa kita bisa ?? Kalau bisa perlu menunggu berapa lama lagi. Baiknya mulai dari keluarga kita dulu, lalu tetangga, lalu RT lalu RW lalu Kelurahan lalu Kabupaten.Kota lalu Provinsi laluuuuuuuu ….. betapa indah hidup ini kalau itu bisa terwujud.

    • Posted Mei 10, 2010 at 10:43 pm | Permalink | Balas

      Saya lebih suka yang teratur mas, tapi jangan terlalu teratur, hehehe. Hidup itu masih perlu sedikit chaos supaya tidak monoton. Seperti kata mas Heru, kombinasi keduanya tentu sangat bagus, tinggal masalah persentase kombinasinya saja.

      Sepakat. Mari kita mulai dari diri kita sendiri.

One Trackback

  1. By WaZup! Asia | Blog | _ VALUE (it) life on Mei 3, 2010 at 6:34 am

    […] full post on indonesia « WordPress.com Tag Feed Interesting Stuff Indonesia – Culture Smart!Culture Smart! provides essential information on […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: